Jumat, 09 Desember 2011

OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

PENGENALAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK

Pemrograman Berorientasi Objek Saat ini, sistem operasi yang kita gunakan adalah system operasi Windows, sebuah sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia. Salah satu keunggulan Windows adalah kemampuannya untuk membuat tampilan yang bersifat grafis yang disebut dengan GUI (Graphical User Inteface). Oleh sebab itu software atau program aplikasi yang dapat berjalan di dalam sistem operasi Windows pun harus juga memiliki kemampuan menampilkan grafis seperti di atas. Bahasa pemrograman komputer yang memiliki kemampuan ini biasa disebut dengan bahasa pemrograman yang bersifat visual. Ada banyak bahasa pemrograman yang bersifat visual, seperti Visual Basic, Delphi, Visual C++, Visual Dbase, Visual Builder dan lain-lain.
Dalam kesempatan ini akan dibahas bahasa pemrograman Visual Basic, salah satu produk dari perusahaan Microsoft. Bahasa pemrograman yang bersifat visual (termasuk Visual Basic) biasanya menggunakan pendekatan pemrograman yang disebut pemrograman berorientasi object atau Object Oriented Programming disingkat OOP. Pendekatan pemrograman ini berbeda sekali dengan pendekatan pemrograman terdahulu yang berbasis teks, seperti Pascal, Basic, Fortran dan lain-lain. Pada pemrograman berorientasi object, maka semua benda-benda yang ada di dalam program yang kita buat dikatakan sebagai suatu object. Salah satu object yang penting dan sering kita gunakan adalah form seperti pada gambar di bawah ini.

Hampir di setiap aplikasi Windows akan kita jumpai form. Di dalam form (yang merupakan object) bisa mengandung object-object lain, seperti : label, textbox, command button, image/picture, dan lain-lain. Pada gambar di atas terdapat object bernama form. Di dalam form terdapat object lain : label dengan tulisan tentang MUHAMMAD DAFFA SYAUQI ELFIRDAUSI SIRODJUDDIN dan Alamat rumah serta textbox bertuliskan nomor Handphone juga ada object bernama commandButton dengan tulisan Tutup. Setiap object akan memiliki karakteristik atau atribut sendiri-sendiri sesuai dengan jenis object-nya. Sebagai contoh:
  1. Suatu form akan memiliki background tertentu, ukuran tinggi tertentu, lebar tertentu dan juga judul/caption tertentu.
  2. Suatu label akan memiliki jenis font tertentu (misal Arial), ukuran font tertentu (misal 15 point) atau warna tertentu (misal biru)
Karakteristik/atribut setiap object disebut dengan property. Karena setiap object memiliki lebih dari satu property maka dikatakan setiap object memiliki properties. Daftar Properties dari setiap object di dalam Visual Basic, dapat kita lihat di jendela Properties di bawah ini :